Kenapa Api Kompor Gas Warnanya Biru? Haruskah?



So, mungkin kita sering bertanya2, kenapa sih api warnanya merah? Atau kenapa sih api kompor gas warnanya biru? Ngga juga sih, mungkin kalian aja yang nanya2. Saya baru terlintas pemikiran itu pas saya lagi masak. Pas saya masak, walaupun saya ngga suka masak, tapi dipaksa masak #pentinggaksih? -__- yalanjut lagi. Pokoknya pas saya masak, ntah kenapa saya nanya2 ke diri sendiri. Iya yah, kenapa api warnyanya biru (kalau dikompor gas loh ya)? Akhirnya saya berpikir, berpikir, dan terus berpikir. Eh, tetep aja ngga ketemu jawabannya. Rasanya pingin langsung browsing, tapi gak mungkin kan lagi masak, wkwk. So, tiba2 saya ngomong aja nyaring2, eh tiba2 dijawab. Jreng jrenggg!! Finally, akhirnya~ kakak ku jawab. “ngga kok, api warna-warni sih, malah Cuma api warna abu2 aja sih yang ngga pernah ku lihat” katanya yang sudah cukup berpengalaman lah~, di arena masak-memasak. Plus, anak jurusan kimia jugak.
Akhirnya, karena saya penasaran, merasa cupu, karena ngga pernah liat api warna-warni, kayak warna hijau, ungu, putih gitu kan. Kalian pernah ngga? Kekeke. Ngga pernah? Sama2 cupu kita. Lol. Saya browsing deh dan ternyaaataaah. I find it!
·         First, Api berwarna merah /kuning kalau api nya bersuhu dibawah 1000  derajat celcius. Api merah dibilang kurang panas soalnya jarang dipake sama pabrik2 industri baja gituh. Trus, kalau dianalogikan matahari, api ini ada dibagian paling luarnya. Brarti paling dingin. Saya bertanya2 kalau yang paling dingin aja nyampe bumi tetep aja panasnya kayak gini. Gimana yang paling panas. Uwwwwoow!~
·         Kalau api biru, nah ini yang saya liat di kompor dapur yah u,u suhunya kurang dari 2000 derajat celcius. Pembakarannya sempurna. Makanya tingkatan dia lebih tinggi daripada si merah. #ciyeeeh
·         Ada juga api putih, nah ini suhunya lebih dari 2000 derajat celcius. Dia ada didalam intinya matahari. Biasanya paling banyak digunain sama pabrik2 industri gitu. #ngebayangin laser apinya warna putih, keren deh kyknya ya?
·         Yang terakhir nih, ada api hitam. Jeng jeng #dikasi backsound biar greget. Nah katanya ini api, api hitam murni yang ada di neraka. Serem yak? Nih kalian baca sendiri yah, saya takut #alaybangetdeh!

Ini bisa dibuktikan dari waktu Allah SWT yang memerintahkan malaikat mengambil api dari neraka buat kehidupan di bumi, Si Penjaga Neraka memberikan api dari neraka hanya seukuran semut, lalu didinginkan dahulu sampai 70 masa (sekitar 350 ribu tahun kalau di bumi), lalu perlahan api tersebut berubah warna dari HITAM > PUTIH > BIRU > MERAH

Api hitam itu bisa saja disimulasikan (disimulasikan ya, bukan dibuat aslinya). Kalau misalnya kita lihat nyala api lilin atau kompor bunsen dengan seksama, maka ada perbedaan spektrum warna di dalamnya.
 

Nah, kalian bisa lihat kan, kalau di bagian pangkal api ada bagian kecil yang warnanya nyaris transparan? Itulah yang disebut dengan api hitam. Karena definisi warna hitam pada spektrum warna cahaya adalah sebenarnya ketiadaan cahaya, jadi kelihatannya transparan.

Ini adalah bagian yang paling panas, sehingga kalau mau memanaskan reaksi kimia, tabung uji harus ditempatkan di bagian ini.
 
   

Nah gambar diatas ini adalah contoh untuk simulasi yang lebih jelas. Kalian bisa lihat kan, kalau apinya seolah menggantung di atas sumbu lilin? Nah, bagian transparan itulah yang disebut api hitam.
 

Nah gambar diatas ini adalah contoh untuk simulasi yang lebih jelas. Kalian bisa lihat kan, kalau apinya seolah menggantung di atas sumbu lilin? Nah, bagian transparan itulah yang disebut api hitam.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.